Pantai Baros Bantul, Wisata Edukasi Hutan Mangrove

Bagi Anda yang sedang pusing ingin berlibur ke mana dengan keluarga maka Anda jangan risau. Saat ini banyak sekali obyek wisata di Bantul yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga. Salah satunya ialah wisata pantai di Jogja yang ramai dibicarakan orang yaitu Pantai Baros  di Desa Tirtohargo yang terletak di Kecamatan Kretek tepatnya di Kabupaten Bantul.

Daya Tarik Wisata Pantai Baros Bantul

Obyek wisata Pantai Baros merupakan obyek yang patut untuk dikunjungi bersama keluarga Anda. Wisata ini terletak di tepian muara Sungai Opak yang terletak di antara Pantai Samas dan Pantai Depok. Sebenarnya Pantai Baros ini adalah kawasan hutan mangrove seluas 4 hektare yang dikelola oleh Kelompok Muda Mudi Baros (KMMB) pada tahun 2003 silam dalam rangka penanaman mangrove dan penyelamatan ekosistem Sungai Opak.

Di lokasi ini Anda bisa berjalan menyusuri hutan mangrove di sekitaran Sungai Opak. Dengan mengunjungi kawasan Pantai Baros, selain berlibur Anda pun juga bisa mengedukasi buah hati Anda dengan mengajaknya menanam pohon mangrove bersama pengelola Pantai Baros.

Bahkan jika Anda ingin mengenal lebih dalam tentang hutan mangrove Anda bisa menyewa guide dan perahu untuk membawa Anda menelusuri kawasan mangrove. Selain sebagai sarana edukasi, hutan mangrove ini pun juga berfungsi  untuk melindungi pinggir pantai dari abrasi laut pantai selatan, mengurangi kadar zat kimia dari sampah yang mencemari rawa pantai baros, serta mengurangi potensi tsunami sebesar 60 %.

Bagi Anda yang merupakan pecinta fauna, Pantai Baros juga bisa Anda jadikan sebagai lokasi ideal untuk pengamatan burung, ekosistem air payau,  penelitian terhadap ikan, lobster, dan udang, serta bahan pembelajaran terhadap aktivitas perikanan dan peternakan.

Fasilitas Yang Terdapat Di Pantai Baros

Untuk menuju obyek wisata ini tidaklah terlalu jauh. Jarak Pantai Baros dengan Kota Jogja sendiri hanya berkisar antara 20 – 25 km saja. Fasilitas yang tersedia di sini cukup lengkap, seperti area parkir, rumah makan, kamar mandi dan toilet, tempat ibadah, hingga konservasi mangrove.